Posted by : Haris Thea Euy Minggu, 06 April 2014

Berikut beberapa perbedaan yang bisa dijadikan panduan dalam memilih pleci auri, buxtoni,dan montanus.


  • Pleci auriventer (Zosterops palpebrosus auriventer)

Pleci auri memiliki ukuran tubuh lebih besar, dengan warna tubuh bagian bawah abu-abu pucat dan tubuh bagian atas bewarna lebih kekuningan.
Perbedaan yang lebih jelas bisa dilihat dari bentuk lingkar matanya yang lebih tebal dan agak melebar daripada pleci buxtoni. Adapun iris matanya berwarna cokelat.
Pleci auri lebih sering dijumpai di daerah pesisir pantai, terutama pada hutan bakau (mangrove). Mmereka hidup bersama dalam koloni kecil, sekitar 2 – 6 ekor, dan jarang mau bergabung dengan kelompok pleci lainnya.
Pleci auri memiliki wilayah persebaran mulai dari ujung selatan Myanmar, pantai barat Thailand, Semenanjung Malaysia, Singapura, hingga wilayah pesisir pantai timur Sumatera, Kepulauan Riau, Pulau Bangka, Kepulauan Natuna Selatan, dan Kalimantan. Suara kicauan pleci auri lebh ngebass, baik suara panggilan (call) maupun suara kicauan (song). Sekilas terdengar mirip dengan kicauan pleci dada kuning. Melihat wilayah persebaran tersebut, wajar jika pleci auri banyak dipelihara dan dilombakan para plecimania di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Selain itu, auri dikenal memiliki mental yang sangat baik jika dibandingkan dengan jenis pleci lainnya. Mental ini sangat sesuai dengan perilaku auri yang gemar menjelajah tempat -tempat baru.
Seperti dijelaskan di atas, wilayah persebaran pleci auri di Indonesia hanya terbatas di Sumatera dan Kalimantan. Makanya, ketika ada yang mengklaim menemukan pleci auri di Jawa Barat, tidak bisa disimpulkan bahwa jenis ini juga dijumpai di Jawa. Bisa saja burung piaraan yang lepas, atau kesalahan dalam mengidentifikasi.


  • Pleci buxtoni (Zosterops palpebrosus buxtoni)

Pleci buxtoni umum ditemukan di sekitar Sumatera dan wilayah barat Jawa, terutama mulai dari Bogor hingga wilayah Provinsi Banten. Buxtoni termasuk pleci berukuran paling kecil dari semua ras oriental white-eye (Zosterops palpebrosus). Warna tubuh bagian atas sedikit lebih gelap, serta memiliki garis kuning yang lebih tegas dan lebar di bagian perutnya. Pleci ini juga banyak dijual di pasar burung, dalam kandang ombyokan, dan biasanya disatukan dengan pleci montanus.


  • Pleci montanus (Zosterops montanus)

Kalau auri dan buxtoni masih satu spesies, maka pleci montanus merupakan spesies yang berbeda: Zosterops montanus, atau dalam literatur internasional disebut oriental mountain white-eye. Jadi, berbeda dari oriental white-eye. Pleci montanus dikenal juga dengan nama kacamata gunung. Jenis ini memiliki ukuran tubuh sekitar 11 cm, atau lebih besar dari auri dan buxtoni. Perutnya putih keabu-abuan, dengan bagian sisi tubuh berwarna kecokelatan. Adapun tenggorokan dan tunggingnya berwarna kuning, iris mata berwarna putih. Sebagian dari jenis pleci ini ada juga yang memiliki garis kuning pada bagian perutnya, seperti halnya pleci buxtoni.
Kacamata gunung termasuk burung yang sangat aktif. Mereka hidup bersama kelompoknya, dan akan sangat ribut saat berburu serangga kecil. Spesies ini terdiri atas 9 subspesies / ras, yang tersebar mulai dari Filipina, Sumatera, Jawa Bali, Sulawesi, Maluku, dan Nusa tenggara. Pleci montanus memiliki suara kicauan yang kencang, tetapi  bergetar seperti serak / parau.

Sumber :
http://omkicau.com/

Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

- Copyright © PPBS - Hatsune Miku - Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -